Kadang pemikiran itu membuat seseorang terlihat rumit. Seperti halnya kesempurnaan. Jika hal itu diungkapkan dalam berbagai sudut pandang tentunya sulit untuk kita dapatkan titik temunya. Aku selalu bermimpi memiliki pangeran ideal yang selalu bisa mengatasi ketakutanku, yang bisa membuat diriku nyaman disaat aku gelisah, yang bisa memberikan aku sebuah jawaban disaat aku memerlukannya.
Dan lagi disaat aku ingin mencarinya ada seseorang yang mengusik pikiranku. Semua hal, perilakunya, perkataanya seolah-olah ditujukan padaku. Tapi sampai saat ini aku belum bisa menemukan kepastian darinya. Jika yang dikatakan teman-temanku memang benar, seharusnya dia ambil tindakkan. Jangan membiarkan perasaanku ini berada di antara. Benar tidak??
Namun, semua keinginanku untuk tau apa yang terjadi sesungguhnya tiba-tiba hilang. Tadi sore, tepat pukul empat aku membuka post darinya. Aku baca perlahan. Tapi kata-kata yang ada hanya kepedihan, sesuatu yang sepertinya sulit untuk aku mengerti. Hal yang tergambar dalam post itu terlihat sangat pedih, membuatku merasa bersalah.
"Aku sadar jika aku terlihat sangat naif dengan sikap malu-malu yang aku tunjukkan. Aku pun terlalu bodoh mengira dia menyukaiku, tanpa memikirkan perasaanya. Maaf BB, hidup memang penuh rahasia dan untuk yang satu ini aku tak mau mengungkapnya. Aku tentunya. entahlah.. mungkin terlalu takut menerima kenyataanya."
Jika saat itu tiba untukku, aku berharap Tuhan mengantarkan kau kepadaku. Dengan perasaanmu yang penuh, yang kau siapkan untuk diriku.
hoping we'll be closer and being together <3